Tuesday, November 18, 2008

Album Musik Indonesia Terbaik Sepanjang Masa

Album-album musik Indonesia yang menjadi pilihan Majalah Rolling Stones Indonesia sebagai 150 Album Musik Indonesia Terbaik Sepanjang Masa
1. Badai Pasti Berlalu (Irama Mas, 1977)
2. Guruh Gipsy (Guruh Gipsy, 1976)
3. Lomba Cipta Lagu Remaja 1978 (DD Record, 1978)
4. Dheg Dheg Plas – Koes Plus (Melody, 1969)
5. Suit-Suit He…He (Gadis Sexy) – Slank (Project Q, 1991)
6. To The So Called The Guilties – Koes Bersaudara (Mesra, 1967)
7. Api Asmara – Rien Djamain (Hidayat, 1975)
8. Swami (Airo Production, 1989)
9. 4 Through The Sap – PAS (Nova/Sap, 1994)
10. Ken Arok – Harry Roesli (Eterna Record, 1977)

11. Begadang – Oma Irama (Yukawi, 1974)
12. Yopie Item & Idris Sardi Live (Pramaqua, 1977)
13. Musik Saya Adalah Saya – Yockie Soerjoprajogo (Musica, 1979)
14. Kus Bersaudara (Irama, 1964)
15. Roxx (Blackboard, 1992)
16. Pure Saturday (Bacott/Ceepee, 1996)
17. Sakura – Fariz RM (Akurama, 1980)
18. Lagu Gumarang Jang Terkenal (Mesra, 1960)
19. Trio Bimbo 1971 (Polydor, 1971)
20. Jang Pertama – Dara Puspita (Mesra, 1965)

21. Koes Plus Volume 2 (Dimitra, 1970)

22. Naif (Bulletin, 1998)
23. Camellia I – Ebiet G. Ade (Jackson Record, 1979)
24. Citra Ceria – Vina Panduwinata (Jackson Record, 1984)
25. Si Djampang – Benjamin S. (Melody, 1969)
26. Terbaik Terbaik – Dewa19 (Aquarius Musikindo, 1997)
27. Sarjana Muda – Iwan Fals (Musica Studio’s, 1981)
28. Kebyar Kebyar – Gombloh (Golden Hand)
29. Kedua – Kla Project (Pro Sound)
30. Koes Plus Volume 4 (Mesra, 1971)

31. Tangan Tangan Setan – Nicky Astria (AMK Records, 1985)

32. Semalam Di Malaya – Saiful Bahri (Irama, 1961)
33. Sheila On 7 (Sony, 1999)
34. Philosophy Gang – Harry Roesli’s Gang (Lion Record, 1973)
35. Hotel Van Vincente – Transs (Akurama, 1981)
36. Giant On The Move – Giant Steps (RM Recording, 1977)
37. Oslan Husein (Irama, 1964)
38. Koes Plus Volume 5 (Mesra, 1971)
39. Pemuda – Chaseiro (Musica Studio’s, 1978)
40. Centralismo – Sore (Aksara, 2005)

41. Reborn – Indra Lesmana (BMG, 2000)

42. Nyanyian Fajar – Leo Kristi (Golden Hand, 1976)
43. God Bless (Pramaqua, 1976)
44. Di Batas Angan Angan – Keenan Nasution (Irama, 1978)
45. Duo Kribo Original Soundtrack (Musica Studio’s, 1978)
46. Dunia – Gigi (Union Artist, 1995)
47. Papaja Mangga Pisang Jambu (Irama, 1957)
48. Musim Bunga – Franky & Jane (Jackson, 1977)
49. Indahnya Sepi – Candra Darusman (Irama Tara, 1981)
50. Jurang Pemisah – Yockie Soerjoprajogo (Pramaqua, 1978)

51. Sabda Alam – Chrisye (Musica Studio’s. 1978)

52. Doa Ibu – Titiek Puspa (Irama, 1966)
53. Titik Api – Harry Roesli (Aktuil, 1976)
54. Panggung Perak – Fariz RM (Akurama, 1981)
55. Sesuatu Yang Tertunda – Padi (Sony, 2001)
56. Kampungan – Slank (Project Q, 1991)
57. Puspa Indah Taman Hati – Chrisye (Musica Studio’s, 1979)
58. Kisah Pasar Baru (Irama)
59. My Diary – Mocca (Fast Forward Record, 2003)
60. Krakatau (Buletin, 1987)

61. Megaloblast – Koil (Apocalyse, 2001)

62. Eka Sapta (Bali, 1963)
63. Bubi Chen And His Fabulous 5 (Irama, 1962)
64. Kantata Takwa (Airo Production, 1990)
65. Netral (Bulletin, 1995)
66. Kemarau - New Rollies (Musica, 1979)
67. Mata Dewa – Iwan Fals (Airo Production, 1989)
68. Semut Hitam - God Bless (Logiss Records, 1988)
69. Orang Gila – Iwan Fals (Harpa, 1994)
70. Alam Raya – Abbhama (Tala & Co., 1979)

71. Living In The Western World – Fariz RM (Grammy, 1989)

72. Titik Cerah – Naif (Bulletin, 2003)
73. The Rollies (Remaco, 1972)
74. Bahtera Asmara – Andi Meriem Mattalatta (Musica Studio’s)
75. Aku Pasti Datang – Utha Likumahuwa (Jackson Record, 1985)
76. Manisku – Broery Pesolima (Hidayat, 1976)
77. Rumah Ke Tujuh – Indra Lesmana (BMG, 2002)
78. Melayang – January Christy (Aquarius/Pro Sound, 1990)
79. Pasti – Karimata (Pro Sound, 1986)
80. Intermezzo – Dian Pramana Poetra (Jackson, 1984)

81. Sign Of Love – The Rollies (Purnama, 1973)

82. Resesi – Chrisye (Musica, 1983)
83. Bulan Di Asia – Java Jazz (Union Artist/Jamz, 1991)
84. White Shoes & The Couples Company (Aksara, 2005)
85. Nadia & Atmosphere – Lemon Tree’s Anno ’69 (Golden Hand, 1978)
86. Discus 1st (Mellow Record, 1999)
87. Interaksi – Humania (EMI/Swarabumi, 2000)
88. Noor Bersaudara (Hidayat, 1977)
89. The Beast – Edane (Airo, 1992)
90. Aku Sayang Kamu! – Iwan Fals (Musica, 1986)

91. Kidnap Katrina (Program, 1993)

92. Barong’s Band (Nirwana)
93. Jezz – Karimata (Aquarius, 1991)
94. Ghede Chokra’s – Shark Move (Shark Move, 1973)
95. Festival Lagu Populer Indonesia1987 (Bulletin, 1987)
96. Bintang Lima – Dewa (Aquarius, 2000)
97. Gempita Dalam Dada – Harvey Malaiholo (Billboard, 1986)
98. Andai Aku Besar Nanti – Sherina (Ceepee, 1997)
99. Rara Ragadi (Duba Record, 1979)
100. Produk Hijau – WOW! (Venus, 1983)

101. In (No) Sensation – PAS (Aquarius, 1995)

102. Baur – Simak Dialog (Chico&Ira/Aquarius, 1999)
104. The Rollies (Popsound/Phillips, 1969)
105. Trapesium – Symphony (Akurama, 1982)
106. Matraman – The Upstairs (Sirkus Record, 2004)
107. JKT:SKG (Aksara, 2004)
108. Pahama Vol.1 (Bimbo Recording System, 1976)
109. Kubik (Target Pro, 1997)
110. Save My Soul – Padi (Sony, 2003)

111. The Brandals (Sirkus, 2003)

112. The Adamsv2.05 (Aksara, 2006)
113. Beyond Coma And Despair – Burgerhill (Revolt, 2006)
114. 1st – Maliq & D’essentials (Sould Out/Warner, 2005)
115. Masaindahbangetsekalipisan (40.1.24, 1997)
116. Bintang Di Surga – Peterpan (Musica, 2004)
117. Ku Ingin Kembali – Iwa K (Musica, 1993)
118. Ekspresi – Titi Dwijayati (Granada, 1988)
119. Cerita Cinta – Kahitna (Musica, 1994)
120. Keajaiban – Reza (Aquarius, 1997)

121. Keseimbangan – Ari Lasso (Aquarius, 2003)

122. High Octane Rock – Seringai (Parau/Resswara, 2004)
123. 10 Finalis Festival Rock Se-Indonesia Ke V (Logiss, 1989)
124. Tha Nekrophone Dayz (Remnants & Traces From The Years Worth
Living – Homicide (Subciety, 2006)
125. Getah (Hemagita/WEA, 1995)
126. Makara (Prosound, 1986)
127. Suara Persaudaraan (Suara Persaudaraan, 1986)
128. Love and Turbo Action – Goodnight Electric (HFMF/Aksara, 2004)
129. Pancaran Sinar Petromak (DD Records, 1979)
130. Behind The 8th Ball – Rotor (Airo, 1992)

131. Ta’kan – Guest Band (Union Artist)

132. Teluk Bayur – Ernie Djohan (Remaco, 1964)
133. Buaya Ska – Waiting Room (Waiting Room Records, 1997)
134. Orexas – Remi Sylado (Duba, 1980)
135. Potret II (Aquarius, 1997)
136. Power One – Power Metal (Logiss, 1991)
137. Kembali Berdansa – Shaggydog (Pops, 2006)
138. 17 th Ke Atas – Flowers (Aquarius, 1996)
139. Insting Psiko & Harmony – Plastik (Bulletin, 1997)
140. Waktu Hijau Dulu – Cherry Bombshell (Bulletin, 1997)

141. Kasmaran – Elfa’s Singers (Team Records, 1987)

142. Bidadari – Andre Hehanusa (Warna Musik, 1995)
143. Rasa Baru – Cokelat (Sony, 2001)
144. Balonku – Eno & Adi (Irama, 1963)
145. Anak Pantai – Imanez (Aquarius, 1994)
146. Melly (Aquarius, 1998)
147. Albumnya Oppie – Oppie (Musica, 1993)
148. Ku Ingin – The Groove (Sony, 1999)
149. Kuta Rock City – Superman Is Dead (Sony, 2002)
150. Ska-Phobia – Tipe-X (Pops, 1999)



Komentar :

ada 6 Komentar ke “Album Musik Indonesia Terbaik Sepanjang Masa”
my room said...
pada  

sudah sepantasnya album BPB menempati urutan pertama dari 150 Album Musik indonesia terbaik
mulai dari musik, lirik dan arransemen. Salut untuk yang terlibat dalam pembuatan album ini: Eros Djarot, Chrisye, Yockie S, Berlian Hutauruk, Debby Nasution, Keenan Nasution & Fariz RM

Anonymous said...
pada  

Wah album AKA atau SAS ga ada yang masuk satupun. Gimana sih kriteria penilaiannya? Siapa aja yang menilai?

Anonymous said...
pada  

Yang dinilai berdasarkan kualitas & pengaruh positif bagi musik indonesia. Jadi wajar kalau tembang2 cengeng yang laku keras tetap ga akan masuk. Kalau AKA, mungkin pengaruh-nya kurang besar di banding yang lain. Tapi memang sangat mengherankan AKA kalah oleh Tipe-X. Penilaian seperti ini memang akan subjektif, tapi kalau tidak ada edisi ini, kita mungkin akan jarang membahas musik Indonesia. Dan kapan lagi kita akan menghargai & memberikan tribute yang layak bagi karya2 terbaik. Suka/tidak suka dengan daftar tersebut, lebih baik dari pada tidak ada sama sekali.

Ogie said...
pada  

Dulu di tahun 70-80 media (Tv/Radio) tidak sebanyak yg sekarang/teknologi audio belum secanggih sekarang, tapi kualitas musik baheula bujugbune...berkualitas sekali ya..bandingkan dgn yg sekarang, ampun deh..cuma sehari denger besoknya dah asem ngedengernya..

Anonymous said...
pada  

Memang pantas kalo Koes Plus masuk dlm urutan 150 album terbaik Indonesia, karena band inilah yg paling mewakili band2 angkatan 70an lainnya seperti The Mercy,s, Favourite Group, dll.

Anonymous said...
pada  

hanya koreksi...kalau diperhatikan scra nomor urut tidak ada album di nomor 103...bearti hanya 149 album saja...cmiiw

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...